Pencarian

Angka Kriminalitas di Kepri Naik 13,89 Persen pada Semester I 2026, Kapolda Tegaskan Penindakan Tegas Jadi Kunci Jaga Investasi

Selasa, 04 Agustus 2026 • 01:48:04 WIB
Angka Kriminalitas di Kepri Naik 13,89 Persen pada Semester I 2026, Kapolda Tegaskan Penindakan Tegas Jadi Kunci Jaga Investasi
Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin memaparkan data kenaikan angka kriminalitas sebesar 13,89 persen pada Semester I 2026 dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Se-Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Senin (3/8).

TANJUNGPINANG — Angka kriminalitas di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) naik signifikan pada paruh pertama tahun ini. Data Polda Kepri mencatat lonjakan sebesar 13,89 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, sebuah angka yang langsung menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Daerah Se-Provinsi Kepri di Gedung Daerah Kota Tanjungpinang, Senin (3/8).

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin menyebut kenaikan ini bukan indikasi memburuknya keamanan, melainkan hasil dari kebijakan tegas jajarannya. Setiap laporan kejahatan, sekecil apa pun, kini diproses hukum tanpa pembiaran.

Kenaikan Angka Kriminal Justru Cermin Penegakan Hukum

"Angka kriminal di Kepri naik pada semester pertama 2026 capai 13,89 persen," kata Asep Safrudin di hadapan para pemimpin daerah.

Menurut dia, langkah represif ini diambil sebagai investasi jangka panjang. Kepri tidak memiliki kekayaan alam melimpah seperti provinsi lain yang mengandalkan kelapa sawit, batu bara, nikel, atau boksit. Kekuatan utama daerah ini justru terletak pada posisi geografisnya yang strategis di jalur pelayaran internasional.

"Karena itu, iklim investasi dan kepastian keamanan menjadi barometer utama selain pelayanan publik," ujarnya.

Kasus Pencurian di Batam Jadi Kajian Akademis

Asep mencontohkan penanganan kasus pencurian besi di Batam yang langsung dipimpinnya. Kasus tersebut bahkan dijadikan bahan kajian akademis bersama Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH). Ia menilai pembiaran terhadap kejahatan kecil dapat membentuk stigma negatif yang memicu kepindahan investor ke daerah lain.

"Kejahatan sekecil apapun harus kita tangani dengan serius, jangan sampai di wilayah Kepri menjadi satu fenomena kejahatan itu dibiarkan," katanya.

Perairan Kepri Juga Jadi Perhatian, Perompakan di Selat Philip Terungkap

Penegakan hukum tak hanya digencarkan di darat. Jajaran Polair Polda Kepri baru-baru ini berhasil mengungkap kasus perompakan di Selat Philip hingga ke tingkat penadah. Pengungkapan ini mendapat apresiasi langsung dari Maritime Security Singapore dan menjadi perhatian industri kargo internasional yang kerap melintasi perairan tersebut.

Keberhasilan ini diharapkan memperkuat kepercayaan dunia usaha terhadap keamanan jalur laut di Kepri, yang selama ini menjadi tulang punggung aktivitas perdagangan dan logistik nasional.

Bagikan
Sumber: posmetrobatam.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks