Pencarian

BSG dan Pemkot Tomohon Gelar Edukasi Keuangan Digital untuk Petani Hortikultura, Target Cegah Investasi Bodong

Selasa, 04 Agustus 2026 • 01:48:14 WIB
BSG dan Pemkot Tomohon Gelar Edukasi Keuangan Digital untuk Petani Hortikultura, Target Cegah Investasi Bodong
BSG dan Pemkot Tomohon menggelar edukasi keuangan digital bagi petani hortikultura untuk mencegah investasi bodong.

MANADO — PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) meningkatkan literasi keuangan digital bagi para petani hortikultura di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perseroan untuk memperluas inklusi keuangan hingga ke sektor pertanian, bukan sekadar mengejar target bisnis.

Direktur Utama BSG, Revino Pepah, menegaskan bahwa sebagian besar petani hortikultura di Tomohon merupakan nasabah bank milik daerah tersebut. Oleh karena itu, edukasi berkelanjutan dinilai krusial agar mereka tidak mudah tertipu oleh tawaran investasi bodong yang marak beredar.

Gencarkan 2026: Tomohon Jadi Lokasi Edukasi Langsung

Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang secara khusus menyasar petani di Kota Tomohon. Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G A Rumajar, menyampaikan kebanggaannya karena kota tersebut ditetapkan sebagai salah satu wilayah pelaksanaan edukasi langsung Gencarkan pada tahun 2026.

Penetapan ini, lanjutnya, menjadi peluang strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan yang sehat. Fokus utamanya adalah pemanfaatan produk dan layanan keuangan yang legal, aman, serta sesuai dengan kebutuhan riil para pelaku usaha tani.

Petani Didorong Melek Transaksi Digital dan Kredit Bertanggung Jawab

Pemkot Tomohon memandang sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah yang agraris. Melalui edukasi ini, para petani diharapkan tidak hanya unggul dalam produktivitas, tetapi juga cakap dalam merencanakan investasi dan mengelola risiko keuangan.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, jadikan kesempatan ini sebagai ruang edukasi dalam memperluas wawasan sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sendy dalam keterangannya, Senin.

Pemerintah kota berharap para petani semakin memahami pentingnya menabung, memanfaatkan layanan perbankan, dan menggunakan transaksi keuangan digital secara aman. Selain itu, mereka juga diarahkan untuk mengakses kredit usaha secara bertanggung jawab serta waspada terhadap pinjaman online yang tidak berizin.

Fondasi Ekonomi Keluarga yang Lebih Kuat

Peningkatan literasi keuangan dinilai sebagai fondasi penting untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri dan sejahtera. Ketika pengelolaan keuangan keluarga semakin baik, ketahanan ekonomi akan menguat dan usaha masyarakat dapat berkembang, yang pada akhirnya berkontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Pemkot Tomohon berharap sinergi antara BSG, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat. Kolaborasi ini diharapkan mampu menghadirkan program edukasi keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di sektor pertanian.

Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks