Pencarian

Program Sewa Mobil Listrik VinFast Rp 1 Juta: Peluang Cuan atau Jebakan Biaya Harian?

Selasa, 04 Agustus 2026 • 01:54:55 WIB
Program Sewa Mobil Listrik VinFast Rp 1 Juta: Peluang Cuan atau Jebakan Biaya Harian?
VinFast memperkenalkan skema sewa mobil listrik berdeposit Rp 1 juta di GIIAS 2026, dengan biaya sewa harian yang bervariasi sesuai tipe kendaraan.

BANTEN — GIIAS 2026 menjadi panggung VinFast untuk memperkenalkan skema yang tidak biasa. Lewat sesi VinTalks di VinFast Arena, ICE BSD City, Tangerang, Minggu (2/8/2026), pabrikan asal Vietnam ini menggandeng Green SM untuk menawarkan model penyewaan yang bisa langsung diubah menjadi alat produksi uang.

Skema ini menyasar mereka yang ingin punya kendaraan listrik tanpa harus keluar uang besar di awal. Deposit Rp 1 juta memang terdengar sangat ringan, tapi pola pikir yang benar adalah: ini bukan kepemilikan, ini sewa harian dengan opsi menjadi mitra pengemudi.

Deposit Rp 1 Juta, Lalu Apa yang Sebenarnya Anda Bayar?

Deputy CEO for Sales & Network VinFast Indonesia, Lisa Wijaya, menjelaskan bahwa setelah deposit dibayarkan, konsumen bisa langsung membawa pulang kendaraan pilihannya. Namun ada komponen biaya sewa harian yang jumlahnya berbeda-beda tergantung tipe mobil.

Sayangnya, dalam pemaparan tersebut tidak dirinci angka pasti biaya sewa per hari untuk masing-masing varian. Ini titik krusial yang harus Anda cermati sebelum mendaftar — karena biaya harian inilah yang akan menentukan apakah pendapatan dari mengemudi bisa menutup pengeluaran operasional.

"Program ini cukup dengan deposit Rp 1 juta. Setelah itu konsumen sudah bisa membawa pulang kendaraan yang dipilih. Nantinya ada biaya sewa harian yang berbeda-beda sesuai tipe kendaraan," ujar Lisa di lokasi acara.

Logika "Sewa Jadi Cuan": Kendaraan yang Menghasilkan Uang

Konsepnya sederhana: Anda menyewa mobil listrik, lalu mendaftarkannya sebagai armada transportasi berbasis aplikasi melalui ekosistem Green SM. Setelah melalui proses pelatihan dan registrasi, kendaraan tersebut bisa dioperasikan untuk mengangkut penumpang.

Artinya, kendaraan yang Anda sewa tidak diam di rumah — ia bekerja dan menghasilkan. Ini berbeda dengan skema sewa konvensional yang murni menjadi beban biaya bulanan tanpa potensi pemasukan.

"Kenapa disebut sewa jadi cuan? Karena sebenarnya kita menyewa kendaraan, tetapi kendaraan tersebut juga bisa dijadikan lahan bisnis yang akan mendatangkan cuan atau keuntungan bagi penggunanya," jelas Lisa.

Menarik di Atas Kertas, Tapi Ada Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan

Founder Finansialku.com, Melvin Mumpuni, menilai program semacam ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan tambahan penghasilan. Ia menyoroti kondisi ekonomi yang masih menantang sebagai konteks mengapa skema ini relevan.

"Sekarang kita tahu banyak orang yang merasa kesulitan dalam kondisi ekonomi seperti sekarang ini dan mencari penghasilan tambahan. Kalau memang ada kesempatan untuk bisa menambah penghasilan dengan modal yang relatif terjangkau, itu salah satu peluang yang cukup bagus untuk dipertimbangkan," kata Melvin.

Namun ada beberapa catatan yang perlu Anda garis bawahi sebelum ikut program ini:

  • Biaya sewa harian belum diumumkan detail — tanpa angka pasti, sulit menghitung margin keuntungan bersih setelah dikurangi biaya sewa, charging, dan perawatan.
  • Ketergantungan pada ekosistem Green SM — pendapatan Anda sangat bergantung pada volume order dari platform transportasi online, yang bisa fluktuatif.
  • Kewajiban registrasi dan pelatihan — ada proses yang harus dilalui sebelum kendaraan bisa beroperasi, dan ini butuh waktu serta mungkin biaya tambahan.
  • Status kepemilikan — Anda tidak memiliki asetnya. Setelah masa sewa berakhir, kendaraan kembali ke penyedia tanpa nilai jual kembali.

Verdict: Peluang Layak Ditimbang, Tapi Jangan Tergiur Deposit Murah

Skema ini jelas menarik bagi mereka yang tidak punya modal besar untuk membeli mobil listrik baru, tapi ingin langsung terjun ke bisnis transportasi online. Deposit Rp 1 juta adalah barrier entry yang sangat rendah dibandingkan membeli unit baru yang harganya bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Tapi ingat, deposit murah bukan berarti biaya total murah. Kunci kelayakan program ini ada di angka biaya sewa harian yang belum dipublikasikan. Sebelum menandatangani apa pun, minta rincian simulasi pendapatan vs biaya dari pihak VinFast atau Green SM.

Program ini cocok untuk Anda yang sudah punya pengalaman di dunia transportasi online dan paham ritme pendapatan harian. Kurang cocok untuk mereka yang berharap ini menjadi passive income tanpa kerja — karena pada praktiknya, Anda tetap harus mengemudi atau menyewa pengemudi lain untuk mengoperasikan kendaraan tersebut.

Bagikan
Sumber: gridoto.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks