Pencarian

Kabupaten Kuningan Siapkan Oplah Pertanian 725 Hektare untuk 2026, Target 20 Kecamatan

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:18:43 WIB
Kabupaten Kuningan Siapkan Oplah Pertanian 725 Hektare untuk 2026, Target 20 Kecamatan
Pemerintah Kabupaten Kuningan menyiapkan program optimalisasi lahan pertanian seluas 725 hektare yang menyasar 20 kecamatan untuk tahun 2026.

KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan Program Optimalisasi Lahan (Oplah) pertanian tahun 2026 tidak berjalan asal-asalan. Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Wahyu Hidayah, menegaskan penyusunan SID dan DED menjadi fondasi utama sebelum pekerjaan fisik dimulai. "Dengan perencanaan yang lebih rinci, kami berharap dapat mengurangi kendala saat pelaksanaan sekaligus memastikan anggaran Oplah digunakan secara efektif sesuai kebutuhan di lapangan," kata Wahyu di Kuningan, Senin.

Bukan Sekadar Dokumen Administratif

Wahyu menekankan bahwa SID dan DED bukanlah sekadar persyaratan birokrasi. Dokumen ini mencakup perencanaan lokasi prioritas, desain infrastruktur, volume pekerjaan, hingga penentuan penerima manfaat. "SID dan DED bukan sekadar dokumen administratif, tetapi menjadi fondasi utama untuk memastikan setiap hektare lahan yang dioptimalkan sesuai dengan karakteristik wilayah dan kebutuhan petani," ujarnya. Dengan pendekatan ini, desain teknis di setiap kecamatan bisa berbeda. Alokasi lahan seluas 725 hektare itu pun disesuaikan dengan kondisi lahan, kebutuhan infrastruktur, serta situasi pertanian di masing-masing wilayah sasaran.

Mendorong Indeks Per tanaman dan Produktivitas

Program Oplah 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan atau perbaikan infrastruktur pertanian. Sasaran utamanya adalah meningkatkan indeks pertanaman sehingga lahan bisa dimanfaatkan lebih dari satu kali dalam setahun. Dampaknya diharapkan langsung terasa pada produksi padi dan komoditas pangan strategis lainnya. Wahyu menambahkan, perencanaan berbasis SID dan DED juga membuka ruang penerapan teknologi budidaya yang lebih tepat guna sesuai kondisi spesifik lokasi. Selain itu, optimalisasi lahan mencakup penguatan pengelolaan sumber daya air melalui perbaikan jaringan irigasi. Perbaikan ini disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah agar distribusi air lebih efisien.

Target: Perluasan Areal Tanam dan Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Kuningan menilai optimalisasi 725 hektare tersebut mampu memperluas areal tanam efektif sekaligus mengatasi sejumlah faktor pembatas yang selama ini menghambat produktivitas lahan pertanian. "Peningkatan produktivitas lahan diharapkan berdampak terhadap penguatan ketahanan pangan daerah serta peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani," kata Wahyu. Proses perencanaan hingga pelaksanaan program ini pun melibatkan banyak pihak. Wahyu menegaskan, seluruh proses harus melibatkan UPTD, penyuluh, dan kelompok tani sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. "Seluruh proses harus melibatkan UPTD, penyuluh, dan kelompok tani sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi petani," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks