Pencarian

Hampir 1.000 WNI Korban Scam Online di Perbatasan Thailand Dipulangkan, Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PM Anutin

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:19:00 WIB
Hampir 1.000 WNI Korban Scam Online di Perbatasan Thailand Dipulangkan, Prabowo Ucapkan Terima Kasih ke PM Anutin
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Thailand atas fasilitasi pemulangan hampir 1.000 WNI korban penipuan daring di perbatasan Thailand.

JAKARTA — Proses pemulangan WNI yang terjebak dalam pusat penipuan daring di kawasan perbatasan Thailand melibatkan koordinasi tingkat tinggi kedua negara. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa bantuan Pemerintah Thailand menjadi bukti nyata eratnya hubungan bilateral Indonesia-Thailand.

"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas nama bangsa Indonesia kepada Pemerintah Tailan atas bantuan dan kerja sama yang erat dalam memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia. WNI yang menjadi korban online scam, dan jumlahnya cukup besar, mendekati 1.000 warga negara Indonesia," ujar Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Komitmen Bersama Berantas Kejahatan Transnasional

Pertemuan bilateral ini tidak hanya membahas pemulangan korban, tetapi juga menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kerja sama politik dan keamanan. Fokus utama adalah penanganan kejahatan transnasional, dengan online scam sebagai prioritas.

Presiden Prabowo menyebutkan beberapa langkah konkret yang akan diambil. "Ke depan, kami sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam pertukaran informasi dan intelijen, kerja sama investigasi bersama. Kerja sama pelacakan aliran keuangan, serta koordinasi penegakan hukum untuk membongkar jaringan kejahatan transnasional," katanya.

Dukungan untuk Mekanisme Perlindungan Korban

Dalam kesempatan tersebut, Indonesia menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Transnational Referral Mechanism (TRM). Mekanisme ini dinilai sebagai terobosan untuk mempercepat proses perlindungan, identifikasi, dan pemulangan korban kejahatan transnasional secara aman dan bermartabat.

"Kami mendorong untuk terus optimalkan mekanisme yang ada bagi penguatan kerja sama isu-isu keamanan dan pertahanan. Termasuk melalui Indonesia-Thailand High Level Committee dan Indonesia-Thailand Security Dialogue," tegas Presiden Prabowo.

Sementara itu, PM Anutin menegaskan komitmen Thailand untuk memberantas kejahatan lintas negara, termasuk penipuan daring, perdagangan manusia, dan peredaran narkotika. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan kerja sama regional di ASEAN untuk menangani masalah penipuan daring.

"Tailan dan Indonesia harus mendorong kerja sama regional yang lebih kuat dalam ASEAN. Terutama untuk menangani penipuan daring," ucap PM Anutin dalam keterangan pers bersama tersebut.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks