NGANJUK — Kepemimpinan Kadam Mustoko di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lamongan resmi berlanjut. Ia kembali terpilih sebagai ketua untuk masa bakti 2026–2029 melalui konferensi yang digelar Senin (3/8/2026) dan dihadiri langsung Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim beserta jajaran pengurus provinsi.
Terpilihnya kembali Kadam mendapat sambutan hangat dari sejumlah pengurus daerah, salah satunya PWI Kabupaten Nganjuk. Ketua PWI Nganjuk, Bagus Jatikusumo, menyebut keputusan ini merupakan bentuk kepercayaan penuh anggota terhadap rekam jejak dan dedikasi Kadam selama memimpin organisasi pada periode sebelumnya.
Kepercayaan Anggota Jadi Modal Konsolidasi Organisasi
Bagus menilai kesinambungan kepemimpinan ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan cerminan harmoni dan soliditas internal yang kuat di tubuh PWI Lamongan. Ia mengapresiasi proses konferensi yang berlangsung khidmat dan demokratis.
"Selamat dan sukses atas terpilihnya kembali Sahabat Kadam Mustoko sebagai Ketua PWI Lamongan periode 2026–2029. Semoga amanah ini membawa PWI Lamongan semakin solid, profesional, dan terus menebar manfaat bagi dunia pers di Jawa Timur," ujar Bagus dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).
Sinergi Antar Kabupaten Jadi Kunci Hadapi Era Digital
Di tengah dinamika industri media yang kian kompetitif, Bagus menekankan pentingnya kerja sama lintas daerah. Menurutnya, tantangan era digital tidak bisa dihadapi sendiri oleh masing-masing pengurus kabupaten/kota.
"Kami di PWI Nganjuk siap terus mempererat silaturahmi serta membangun kolaborasi antar-pengurus daerah demi kemajuan insan pers yang bermartabat," katanya.
Kehadiran pengurus PWI Jawa Timur dalam konferensi tersebut dinilai menjadi sinyal dukungan penuh terhadap penguatan organisasi di tingkat daerah. Konsolidasi kepengurusan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan profesionalisme wartawan sekaligus menjaga independensi pers.
Target Kepengurusan Baru: Perkuat Kompetensi Wartawan
Dengan mandat kedua ini, PWI Lamongan diharapkan tidak hanya solid secara internal, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi PWI di berbagai daerah. Fokus utama yang dinanti adalah peningkatan kompetensi wartawan dan kualitas jurnalisme di Jawa Timur.
Bagus menegaskan bahwa kolaborasi produktif antar daerah merupakan kunci untuk menjaga marwah organisasi di tengah gempuran disrupsi digital. Ia berharap kepemimpinan Kadam mampu memperkokoh sinergi tersebut dan membawa dampak nyata bagi insan pers di tingkat akar rumput.