PALU — Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu menyebut empat unit Koperasi Desa Merah Putih yang tengah dibangun berlokasi di Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore; Kelurahan Pengawu, Kecamatan Tatanga; Kelurahan Donggala Kodi, Kecamatan Palu Barat; serta Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan. Total target pembangunan di kota ini mencapai 46 unit.
Percepatan penyiapan lahan ini menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah daerah juga merujuk pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 100.3.1.3/8944/SJ tertanggal 10 November 2025.
Pemkot Palu Pastikan Kesiapan Lahan untuk Program Prioritas Presiden
Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo mengatakan, pemerintah pusat melalui kementerian terkait terus mendorong pemerintah daerah memastikan kesiapan pembangunan Kopdes Merah Putih, terutama soal penyediaan lahan. Hal ini disampaikannya di Palu, Senin.
"Pemkot Palu terus mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat salah satunya pembangunan Kopdes Merah Putih," ujar Irmayanti.
Ia menambahkan, pemerintah pusat dan daerah membahas berbagai kendala yang dihadapi dalam proses penyediaan lahan. Mekanisme yang tepat tengah dicari agar pembangunan berjalan sesuai regulasi yang ditetapkan.
Memperkuat Ekonomi di Tingkat Desa dan Kelurahan
Menurut Irmayanti, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu upaya memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Keberadaan koperasi ini diharapkan menjadi penggerak aktivitas ekonomi warga secara lebih terstruktur.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Palu Zulkifli membenarkan bahwa empat koperasi yang masih dalam proses konstruksi tersebar di empat kecamatan berbeda. Seluruhnya masuk dalam target 46 KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Kota Palu.
Pembangunan Kopdes Merah Putih menjadi salah satu program strategis pemerintah pusat yang dikebut di berbagai daerah. Di Kota Palu, proses penyiapan lahan terus diakselerasi agar pembangunan fisik gerai dan pergudangan dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.