Pencarian

PMI Pasaman Barat Luncurkan Ambulan Gratis dan Layanan Darah untuk Warga yang Berobat ke Padang

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:51:20 WIB
PMI Pasaman Barat Luncurkan Ambulan Gratis dan Layanan Darah untuk Warga yang Berobat ke Padang
PMI Pasaman Barat meluncurkan layanan ambulan gratis bagi warga yang menjalani pengobatan di Kota Padang.

SIMPANG EMPAT — Warga Pasaman Barat yang tengah menjalani pengobatan di Kota Padang kini tak perlu khawatir soal transportasi dan stok darah. PMI Pasaman Barat meluncurkan program ambulan gratis serta mempermudah akses pelayanan darah melalui kolaborasi resmi dengan PMI Kota Padang.

Ketua PMI Pasaman Barat M. Ihpan menyebut kerja sama ini merupakan jawaban atas kebutuhan nyata masyarakat yang kerap dirujuk ke rumah sakit di Padang. "Kita ingin memberikan kemudahan bagi warga yang berobat di Kota Padang," ujarnya usai dilantik di Simpang Empat, Senin.

Bagi keluarga pasien, biaya transportasi antar kota kerap menjadi beban tambahan di luar biaya pengobatan. Dengan adanya layanan ini, Ihpan berharap warga yang sedang menunggui keluarga di rumah sakit bisa lebih fokus pada kesembuhan pasien.

Bentuk Layanan yang Bisa Dimanfaatkan Warga

Program ini tidak hanya sebatas antar-jemput pasien. Ihpan menegaskan bahwa kolaborasi dengan PMI Padang juga mencakup kemudahan pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien asal Pasaman Barat yang dirawat di kota tersebut.

"Mulai hari ini, masyarakat Pasaman Barat yang berada di Kota Padang dapat memanfaatkan layanan ambulan gratis dan memperoleh kemudahan akses terhadap kebutuhan darah. Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi kemanusiaan yang kami bangun bersama PMI Kota Padang," kata Ihpan.

Layanan ini dirancang untuk menjawab dua persoalan krusial sekaligus: mobilitas pasien rujukan dan ketersediaan kantong darah yang kerap menjadi kendala di rumah sakit.

Dukungan APBD untuk Operasional PMI

Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan apresiasi atas pelantikan pengurus baru dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung program kemanusiaan. Ia menyebut urusan kemanusiaan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya organisasi PMI semata.

"Urusan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah daerah terus memberikan dukungan, baik melalui pendanaan maupun penyediaan sarana dan prasarana," kata Yulianto.

Dukungan itu bukan sekadar janji. Sejak 2021, Pemkab Pasaman Barat konsisten mengalokasikan dana hibah melalui APBD. Anggaran tersebut dipakai untuk membangun gedung unit donor darah, markas PMI, hingga pengadaan kendaraan operasional.

Peran Strategis PMI di Daerah Rawan Bencana

Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, mengingatkan bahwa Pasaman Barat merupakan daerah yang tergolong rawan bencana. Karena itu, kesiapsiagaan organisasi kemanusiaan menjadi harga mati.

"PMI harus selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Kecepatan, kepedulian, dan semangat kemanusiaan menjadi kekuatan utama organisasi ini," tegas Aristo.

Ia juga mengapresiasi dedikasi pengurus periode sebelumnya yang dipimpin Risnawanto. Menurut Aristo, pelantikan ini menjadi momentum untuk memperkuat layanan, mulai dari penanggulangan bencana, donor darah, evakuasi korban, hingga pembinaan generasi muda lewat Palang Merah Remaja (PMR).

Bagi Ihpan, amanah sebagai ketua yang baru diterimanya adalah tanggung jawab besar. Ia berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk mendukung kegiatan kemanusiaan di daerah yang rawan gempa dan bencana hidrometeorologi tersebut.

Bagikan
Sumber: sumbar.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks