NAGAN RAYA — Sebanyak 221 dari total 222 gampong di Kabupaten Nagan Raya telah menerima transfer dana desa tahap kedua. Realisasi anggaran yang masuk ke kas gampong mencapai Rp60,60 miliar lebih, atau 99,99 persen dari target yang ditetapkan.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Gampong, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMGP4) Kabupaten Nagan Raya, Said Mudhar, menyebutkan angka tersebut merupakan akumulasi penyaluran tahap satu dan tahap dua. "Dari total 222 gampong, sebanyak 221 desa telah menerima transfer dana desa," ujarnya kepada ANTARA, Senin.
Rekor Percepatan: Dana Desa Tuntas Sebelum Agustus
Pencapaian ini dinilai bersejarah bagi pemerintahan daerah setempat. Said Mudhar menegaskan, untuk pertama kalinya Nagan Raya berhasil menuntaskan penyaluran dana desa tanpa melewati bulan Agustus.
"Keberhasilan ini adalah pencapaian bersejarah, karena baru kali ini Nagan Raya berhasil menyalurkan dana desa tanpa melewati bulan Agustus," kata Said Mudhar.
Padahal, target awal yang dicanangkan sejak awal tahun adalah menuntaskan penyaluran tahap kedua hingga 100 persen di bulan Agustus 2026. Realisasi yang lebih cepat dari jadwal ini disebut sebagai buah dari kolaborasi lintas sektor.
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Percepatan
Percepatan penyaluran dana desa tidak terlepas dari kerja sama yang solid antara DPMGP4, pendamping P3MD, para keuchik, camat, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), hingga Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh, Aceh Barat.
Said Mudhar menjelaskan, sinergi yang terjaga sejak awal tahun memungkinkan setiap tahapan administrasi dan verifikasi berjalan lebih efisien. Hal ini berdampak langsung pada percepatan transfer dana dari kas negara ke rekening kas desa.
Dampak ke Ekonomi Gampong dan Arahan Bupati
Percepatan penyaluran ini dinilai memiliki dampak signifikan terhadap perputaran uang di tingkat gampong. Dengan dana yang lebih cepat cair, pemerintah gampong dapat segera merealisasikan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan arahan Bupati Nagan Raya, Teuku Raja Keumangan, yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan dan menumbuhkan perekonomian masyarakat dari lini bawah. "Percepatan penyaluran dana desa berdampak langsung pada perputaran uang di tingkat gampong," tambah Said Mudhar.
Dengan selesainya tahap kedua, pemerintah daerah kini berfokus pada optimalisasi penggunaan anggaran oleh masing-masing gampong agar program yang direncanakan dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi warga.