SERANG — Antusiasme sekolah swasta di Banten untuk ikut serta dalam program sekolah gratis terus mengalir. Gubernur Banten Andra Soni menyebutkan, saat ini ada sekitar 50 institusi pendidikan yang sedang dalam tahap kurasi atau evaluasi kelayakan sebelum resmi bergabung.
"Saat ini ada sekitar 50 sekolah lagi yang mengajukan diri, tapi kita masih kurasi dulu. Semua perjanjiannya sudah ada dan kita ikat di dalam nota kesepahaman (MoU)," kata Andra di Serang, Senin.
MoU Jadi Kunci Keberlangsungan Siswa
Andra menjelaskan, pihaknya terus memperkuat MoU, terutama dengan Madrasah Aliyah (MA) swasta. Penguatan ini dinilai penting karena ada perbedaan kewenangan pengelolaan antara satuan pendidikan di bawah Kementerian Agama dan pemerintah provinsi.
Dalam perjanjian itu, sekolah swasta yang telah sepakat berpartisipasi wajib menyelenggarakan pendidikan hingga satu angkatan tersebut tuntas. Aturan ini secara tegas melarang sekolah menghentikan program di tengah jalan secara sepihak.
"Dalam MoU disampaikan bahwa pihak sekolah siap menyelenggarakan dalam satu angkatan penuh. Jadi, kalau di angkatan kedua mereka tidak berkenan ikut, mereka tetap wajib menyelesaikan angkatan pertamanya," tegasnya.
Kuota 10 Ribu Siswa untuk Tahun Ajaran Baru
Pemprov Banten telah menyiapkan kuota besar untuk menjaring peserta didik baru. Andra menyebut kapasitas yang tersedia mencapai sekitar 10 ribu siswa, dan angka tersebut masih akan diperbarui seiring dengan selesainya proses kurasi sekolah-sekolah pendaftar.
"Saya berharap pada tahun ajaran ini bisa langsung dilaksanakan. Kita punya kuota sebenarnya sekitar 10 ribu siswa, nanti kita perbarui lagi datanya," ujarnya.
Jaminan Keamanan Belajar bagi Peserta Didik
Dengan adanya payung hukum berupa MoU yang disepakati sejak awal, Gubernur Andra Soni menjamin keberlangsungan pendidikan para siswa tidak akan telantar. Keputusan untuk mundur dari program kerja sama hanya berlaku untuk menghentikan penerimaan siswa pada angkatan berikutnya, bukan menghentikan proses belajar mengajar yang sedang berjalan.
"Karena dari awal ada MoU yang disepakati bersama-sama, tidak bisa mereka di tengah jalan mau berhenti. Insya Allah anak-anak kita masih tetap sekolah dengan aman," ujar Andra.
Program sekolah gratis ini merupakan salah satu janji kampanye Andra Soni yang kini mulai direalisasikan. Melalui skema kerja sama dengan sekolah swasta, Pemprov Banten berupaya memperluas akses pendidikan tanpa membebani orang tua siswa.