BANDUNG — Keputusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengambil alih tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Jabar 2026 mendapat dukungan penuh dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Barat. Ketua Umum LPTQ Jabar, Asep Sukmana, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa terima kasih atas kesediaan Pemprov Jabar memastikan agenda tahunan ini tetap berjalan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Jabar yang telah bersedia menjadi tuan rumah MTQ Jabar,” ucap Asep, Minggu (2/8/2026).
Jadwal MTQ Jabar 2026: Pembukaan di Gedung Sate, Penutupan di Al Jabbar
MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2027. Rangkaian acara pembukaan akan digelar di Gedung Sate, Kota Bandung, sementara upacara penutupan dilaksanakan di Masjid Raya Al Jabbar.
Kepastian jadwal dan lokasi ini telah dikomunikasikan kepada seluruh Ketua LPTQ kabupaten dan kota se-Jawa Barat pada 2 Agustus 2026. Langkah tersebut dinilai penting agar setiap daerah dapat mempersiapkan kafilah dan peserta sejak dini.
Alasan Garut Mundur dan Langkah Cepat Pemprov Jabar
Sebelumnya, pelaksanaan MTQ Jabar sempat terancam batal. Kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Garut yang kurang memadai menjadi faktor utama pengunduran diri daerah tersebut sebagai tuan rumah.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memahami situasi fiskal yang dihadapi Pemkab Garut. Ia kemudian memastikan Pemprov Jabar siap menggantikan posisi tuan rumah agar hajatan keagamaan tingkat provinsi ini tidak sampai hilang dari kalender.
MTQ Bukan Sekadar Lomba, tapi Sarana Syiar Islam
Menurut Asep Sukmana, penyelenggaraan MTQ memiliki peran strategis dalam meningkatkan minat generasi muda membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menjadi medium syiar Islam yang mempererat ukhuwah di tengah masyarakat.
Gubernur Dedi Mulyadi menitipkan pesan khusus terkait jalannya kompetisi. Ia berharap penyelenggaraan MTQ berlangsung jujur, termasuk pada tahap penjurian, agar acara ini benar-benar menjadi momentum menyebarkan syiar Islam dan mengajarkan nilai-nilai Al-Qur’an secara utuh.