PARIK MALINTANG — Imbauan ini menyusul hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang mengguyur Padang Pariaman dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang disebut masih mengancam sejumlah kecamatan.
Hendra menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak boleh mengabaikan kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta seluruh camat untuk siaga penuh.
Instruksi Konkret ke Camat dan OPD: Pantau Drainase hingga Titik Rawan
Para camat dan jajaran teknis diminta memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik serta memantau titik-titik rawan bencana di wilayah masing-masing. "Apabila situasi dinilai membahayakan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Hendra Aswara di Parik Malintang, Senin.
Pemerintah daerah juga membutuhkan laporan berkala dari seluruh kecamatan dan instansi terkait. Hal ini diperlukan agar pemantauan perkembangan situasi berjalan menyeluruh, sekaligus mempermudah pengambilan langkah penanganan secara cepat dan tepat di lapangan.
Warga Diminta Hindari Berteduh di Bawah Pohon Besar
Masyarakat diimbau lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah. Hendra meminta warga menghindari lokasi rawan longsor, tidak berteduh di bawah pohon besar, serta tidak memaksakan diri melintasi jalan atau aliran sungai yang tergenang apabila kondisi arus dan kedalamannya tidak diketahui.
"Kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk meminimalkan risiko korban maupun kerugian akibat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi," ujarnya.
Warga Diminta Aktif Lapor ke Nagari dan BPBD
Pemkab Padang Pariaman mengajak warga meningkatkan kepedulian dengan saling mengingatkan. Segala kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan agar segera dilaporkan kepada pemerintah nagari, kecamatan, BPBD, maupun pihak berwenang lainnya.
"Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan informasi cuaca dari instansi berwenang dan menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat. Mari bersama-sama meningkatkan kewaspadaan, menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan," kata Hendra Aswara.
Sinergi antara pemerintah, aparat di lapangan, dan partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu meminimalkan dampak cuaca ekstrem. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana kali ini.