BINTAN — Sebanyak 11 unit kapal perikanan resmi diserahkan kepada kelompok nelayan di Pelabuhan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Senin. Bantuan dari Dinas Perikanan ini mencakup delapan unit kapal fiber berukuran 1 GT dan tiga unit boat pancung dengan mesin tempel 15 PK.
Penerima bantuan tersebar di dua kecamatan, yaitu Mantang dan Teluk Bintan. Mereka tergabung dalam Kelompok Camar Laut, Mabar, Poleh, Lumba-Lumba, Pangkil Cemerlang, Pangkil Jaya, KUB Mandiri, Tebing Niur, serta Koperasi Mitra Usaha Mulia.
Modal Usaha bagi Nelayan Kecil
Bupati Bintan Roby Kurniawan menyebut program ini merupakan bagian dari pemberdayaan nelayan kecil. Ia menegaskan, dengan luas wilayah laut mencapai 98 persen, Bintan memiliki potensi kelautan yang besar dan harus didukung sarana penangkapan yang memadai.
"Program ini merupakan bagian dari kegiatan pemberdayaan nelayan kecil untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor perikanan tangkap," kata Roby dalam sambutannya.
Jangan Sampai Kapal Terbengkalai
Roby mengingatkan para penerima agar merawat aset yang diberikan. Kapal yang tidak dirawat, menurut dia, hanya akan menjadi beban dan tidak memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga nelayan.
Ia meminta Dinas Perikanan tidak berhenti pada penyerahan bantuan. Pembinaan, monitoring, dan evaluasi harus terus berjalan agar setiap unit kapal benar-benar digunakan untuk aktivitas penangkapan ikan secara optimal.
"Dinas Perikanan kita minta terus lakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi agar setiap bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ucap Roby.
Pemkab Berkomitmen Kawal Kesejahteraan Pesisir
Penyerahan kapal ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bintan untuk hadir sebagai fasilitator bagi masyarakat pesisir. Roby menambahkan, berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan nelayan akan terus digulirkan sejalan dengan target pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dengan adanya tambahan armada ini, diharapkan jangkauan melaut nelayan semakin luas dan hasil tangkapan meningkat. Pada akhirnya, pendapatan rumah tangga nelayan di dua kecamatan tersebut bisa naik secara signifikan.