Pencarian

Waskita Karya Kerahkan 4.500 Pekerja Rampungkan 5 Sekolah Rakyat di Jatim, Satu di Surabaya Sudah Dipakai Siswa

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:19:49 WIB
Waskita Karya Kerahkan 4.500 Pekerja Rampungkan 5 Sekolah Rakyat di Jatim, Satu di Surabaya Sudah Dipakai Siswa
Ratusan pelajar mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Surabaya yang telah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

SURABAYA — Pembangunan lima Sekolah Rakyat di Jawa Timur berjalan dengan pengawalan ketat. Waskita Karya memastikan proyek senilai Rp1,16 triliun ini tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga menghadirkan standar fasilitas yang disebut setara sekolah swasta.

Hingga saat ini, progres fisik terlihat di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 yang berlokasi di Kota Surabaya. Bangunan yang berdiri di atas lahan 6,6 hektare itu sudah digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Ratusan Siswa Sudah Masuk Sekolah di Surabaya

SRT 2 Surabaya menjadi proyek percontohan yang paling cepat dimanfaatkan. Ratusan pelajar dari jenjang SD, SMP, dan SMA telah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di gedung tersebut.

Direktur Operasi II WSKT, Paulus Budi Kartiko, mengatakan kapasitas sekolah ini mencapai 370 siswa. Pengerjaannya disebut sebagai bagian dari investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia unggul.

"Sesuai arahan pemerintah, Sekolah Rakyat bukan hanya sebagai tempat belajar, tapi juga lingkungan pendidikan terpadu. Maka kami rancang agar sarana pendidikan di Jawa Timur ini dapat menjadi model kawasan terintegrasi yang mampu mencetak generasi unggul penerus masa depan negara," ujar Paulus dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

4.500 Pekerja Digelar Siang Malam

Untuk mengejar target penyelesaian, Waskita Karya mengerahkan hampir 4.500 tenaga kerja di seluruh lokasi proyek di Jawa Timur. Mereka bekerja dengan sistem shift bergantian, termasuk untuk merampungkan SRT 2 Surabaya agar bisa difungsikan pada Agustus.

Sejumlah metode konstruksi dipilih untuk mempercepat pembangunan. Perusahaan pelat merah ini menggunakan teknik half slab pada pelat lantai dua, memanfaatkan hiab crane untuk distribusi material, serta concrete pump dan mobile crane untuk proses pengecoran.

"Dipasang pula struktur rangka atas baja sekaligus percepatan penyambungan daya listrik PLN melalui penyesuaian tata letak panel sesuai standar teknis," jelas Paulus.

Fasilitas Disebut Setara Sekolah Swasta

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, sempat meninjau langsung SRT 2 Surabaya. Ia mengapresiasi kelengkapan sarana yang tersedia, mulai dari ruang guru, asrama siswa, toilet, laboratorium, lapangan olahraga, hingga masjid.

Menurut Qodari, kualitas bangunan ini tidak kalah dengan sekolah swasta berbiaya mahal. Justru, fasilitas tersebut diperuntukkan bagi kalangan yang kurang beruntung.

"Fasilitasnya luar biasa. Kalau kita melihat, biasanya sekolah-sekolah swasta yang sangat bagus dan sangat mahal memiliki fasilitas seperti ini, tetapi justru di sini ditujukan untuk kalangan yang kurang beruntung," ujar Qodari.

Menteri Keuangan Turun Langsung ke Lokasi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga meninjau langsung SRT 2 Kota Surabaya. Kunjungan ini menjadi bagian dari pengawasan pemerintah terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Purbaya menegaskan komitmen negara dalam membiayai pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia pun berinteraksi langsung dengan para siswa dan mengingatkan tujuan utama pendirian sekolah tersebut.

"Sekolah Rakyat adalah salah satu modal untuk mendukung Indonesia emas," ujar Purbaya.

Waskita Karya sendiri menyebut proyek ini memperkuat rekam jejak perseroan sebagai BUMN konstruksi yang telah berpengalaman lebih dari 65 tahun. Ke depan, perusahaan berkomitmen mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks