NATUNA — Dinas Sosial Kabupaten Natuna memastikan seluruh calon peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi 32 dalam kondisi prima saat memulai aktivitas belajar. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Natuna Puryanti mengatakan pemeriksaan kesehatan menyasar siswa baru dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
"Pemeriksaan ini gratis. Kegiatannya mulai 1-4 Agustus 2026," ucapnya di Natuna, Senin.
Verifikasi Langsung ke Rumah Calon Siswa
Berbeda dengan sekolah reguler, penerimaan siswa di Sekolah Rakyat tidak melalui pendaftaran mandiri. Pemerintah melakukan penjaringan langsung berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Petugas mendatangi kediaman calon siswa yang masuk kategori keluarga miskin ekstrem dan miskin. Proses verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kelayakan mereka sebagai penerima manfaat program.
Menjelang penetapan peserta, satu siswa jenjang sekolah dasar mengundurkan diri. Posisi tersebut akan segera diisi oleh calon siswa pengganti agar kuota yang ditetapkan pemerintah tetap terpenuhi.
Keperluan Belajar Disiapkan, Siswa Lama Menyusul
Puryanti menambahkan seluruh keperluan anak-anak untuk mengikuti MPLS sudah disiapkan. Sekolah menjamin tidak ada kendala berarti menjelang hari pertama kegiatan.
Sementara itu, Kepala SR Terintegrasi 32 Natuna Bumi menyampaikan pemeriksaan kesehatan juga akan menyasar siswa lama. Namun, pelaksanaannya baru dilakukan setelah seluruh siswa baru menyelesaikan pemeriksaan.
"Saat ini fokus ke siswa baru dulu. Insya Allah siswa lama menyusul," ujarnya.
Hasil pemeriksaan kesehatan ini tidak hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga dasar bagi sekolah untuk memberikan pelayanan kesehatan selama masa pendidikan. Sekolah Rakyat dirancang sebagai program pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan dan pendampingan yang menyeluruh.