Pencarian

Ekspor Bengkulu Juni 2026 Tembus 12,56 Juta Dolar AS, Melonjak 168 Ribu Persen Berkat Batu Bara dan Lintah

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:48:57 WIB
Ekspor Bengkulu Juni 2026 Tembus 12,56 Juta Dolar AS, Melonjak 168 Ribu Persen Berkat Batu Bara dan Lintah
Nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada Juni 2026 tercatat mencapai 12,56 juta dolar AS, melonjak signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

BENGKULU — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat aktivitas ekspor pada Juni 2026 mengalami pertumbuhan yang tidak lazim. Nilai pengiriman barang ke luar negeri melesat dari posisi nyaris nol menjadi belasan juta dolar AS dalam kurun waktu sebulan.

Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Bengkulu, Reny Puspasari, menyebutkan komoditas yang mendominasi pengiriman pada bulan tersebut adalah batu bara, lintah, batu kerikil alam, dan paket pos lainnya. "Nilai ekspor Provinsi Bengkulu pada Juni 2026 mencapai 12,56 juta dolar AS. Nilai ekspor ini naik sebesar 168.450,66 persen jika dibandingkan dengan Mei 2026 yang tercatat sebesar 0,01 juta dolar AS," ujarnya di Bengkulu, Senin.

Seluruh Sektor Tumbuh, Pertambangan Tumbang?

Peningkatan ini terjadi merata di semua sektor. Sektor industri pengolahan naik 141,70 persen, sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan tumbuh 90,99 persen. Namun, pendorong utama lonjakan ini adalah sektor pertambangan dan lainnya yang melesat hingga 214.620,74 persen dibandingkan Mei 2026.

Jika dibandingkan dengan Juni tahun sebelumnya, ekspor Bengkulu juga tercatat tumbuh 346,35 persen. Pada Juni 2025, nilai ekspor provinsi ini hanya sebesar 2,81 juta dolar AS.

Semester I Masih Tertekan, India Jadi Pasar Utama

Di balik lonjakan bulanan tersebut, kinerja ekspor Bengkulu secara kumulatif masih menunjukkan penurunan. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, total nilai ekspor mencapai 28,29 juta dolar AS. Realisasi ini menyusut 47,46 persen dibandingkan periode yang sama di 2025 yang mencapai 53,85 juta dolar AS.

India menjadi tujuan ekspor terbesar dengan nilai 12,80 juta dolar AS, berkontribusi 45,26 persen terhadap total ekspor. Menyusul di belakangnya, Pakistan mencatatkan nilai 5,54 juta dolar AS dan Thailand sebesar 5,15 juta dolar AS. Ketiga negara tersebut menyerap 83,05 persen dari total pengiriman Bengkulu.

Tak Ada Impor, Neraca Dagang Bengkulu Surplus

Sepanjang Juni 2026, tidak tercatat adanya aktivitas impor ke Provinsi Bengkulu. Kondisi ini membuat neraca perdagangan Bengkulu selama Januari-Juni 2026 masih mencatatkan surplus sebesar 28,29 juta dolar AS.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks