KUPANG — Ribuan warga memadati area Sport Center Yayasan Swastisari sejak sore hari. Sorot lampu panggung yang terang benderang kontras dengan riuh rendah percakapan warga yang berjejer di deretan tenda UMKM. Aneka kuliner dan produk kreatif lokal turut memeriahkan perhelatan tahunan yang digagas Pemerintah Kota Kupang ini.
Pembukaan acara ditandai dengan sambutan Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang hadir bersama jajaran perangkat daerah. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya bertumpu pada infrastruktur fisik semata.
Pembangunan SDM Jadi Prioritas di Tengah Kemeriahan Event
"Pembangunan sebuah daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik belaka, melainkan juga pada pengembangan kualitas sumber daya manusianya," ujar Christian Widodo di hadapan warga yang memadati lokasi acara.
Pernyataan tersebut menjadi penegas arah kebijakan pemkot di tengah gelaran yang sarat nuansa kultural. Kehadiran para penari berbusana adat khas Nusa Tenggara Timur yang menyambut kedatangan rombongan pejabat menambah kekhasan acara sejak awal.
Kolaborasi Lintas Sektor Mewarnai Pergelaran di Kota Lama
Kegiatan yang berlangsung hingga malam ini turut dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang, Randi Daud. Ia disebut mengawal berbagai program pembangunan di wilayah Kecamatan Kota Lama dan Kota Raja.
Selain itu, tampak hadir Camat Kota Lama, para lurah se-Kecamatan Kota Lama, Plt. Lurah Merdeka Theresia Emilia Edon, serta unsur Forkopimda yang mewakili Kapolsek dan Danramil. Ketua LPM, Ketua Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para kepala sekolah dari tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK juga memadati lokasi.
Keterlibatan lintas elemen masyarakat ini menunjukkan bahwa event budaya bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menjadi medium perekat sosial sekaligus ruang partisipasi publik terhadap program pembangunan di lingkungan Kelurahan Merdeka.
Bagaimana UMKM Lokal Diuntungkan dari Event Ini?
Kehadiran tenda-tenda UMKM di area Sport Center menjadi denyut ekonomi yang hidup sepanjang acara. Warga yang datang tidak hanya menikmati pertunjukan budaya, tetapi juga membelanjakan uangnya untuk kuliner dan produk kreatif yang dijajakan pelaku usaha setempat.
Dengan tema "Menuju Kelurahan Merdeka yang Maju dan Berbudaya", pergelaran ini diharapkan mampu menjadi agenda tahunan yang konsisten menggerakkan perekonomian warga. Terlebih, lokasi acara yang berada di kompleks Unika menjadikannya mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat Kota Kupang.