MAKASSAR — Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 01.00 WITA, diduga dipicu korsleting listrik. Seluruh bangunan yang terdampak, terdiri dari konstruksi semi permanen dan permanen, dilaporkan mengalami kerusakan berat.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Namun, puluhan warga kehilangan tempat tinggal dan untuk sementara menumpang di kediaman tetangga di sekitar lokasi kejadian.
BPBD Makassar Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Kedaruratan
Kepala BPBD Kota Makassar Fadli Tahar menegaskan kecepatan respons menjadi prioritas utama dalam setiap kejadian bencana. Hal ini agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi pascakejadian.
"Kami memastikan seluruh proses penanganan darurat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran," ujarnya di Makassar, Senin.
Bantuan kedaruratan yang disalurkan meliputi terpal, family kit, baby kit, first aid kit, sarung, pakaian, serta selimut. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak selama masa tanggap darurat.
Dampak Kebakaran: 10 Laki-laki dan 9 Perempuan Dewasa Kehilangan Tempat Tinggal
Berdasarkan hasil asesmen sementara Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar, korban terdampak terdiri dari 10 laki-laki dewasa, sembilan perempuan dewasa, dua anak laki-laki, dan satu balita perempuan.
Proses pemadaman sendiri melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar dengan mengerahkan 12 unit armada. Personel BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, serta pemerintah kecamatan dan kelurahan setempat turut membantu di lokasi.
Langkah Lanjutan: Asesmen dan Dukungan Psikososial
Fadli menyampaikan bahwa setelah asesmen selesai, BPBD akan melanjutkan penanganan sesuai kebutuhan. Penanganan tersebut mencakup bantuan logistik, rehabilitasi, rekonstruksi, hingga dukungan layanan psikososial apabila diperlukan.
Saat ini BPBD Kota Makassar masih melaksanakan asesmen lanjutan untuk memastikan kebutuhan riil warga terdampak. Hasil asesmen ini akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan berikutnya bersama seluruh perangkat daerah dan instansi terkait.
BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat agar secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing. Warga juga diminta tidak menggunakan sambungan listrik yang tidak memenuhi standar keselamatan serta segera melaporkan potensi bahaya kepada pihak berwenang guna mencegah kebakaran serupa.