SUMATERA UTARA — Program test drive di GIIAS 2026 yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, memberi kesempatan pengunjung merasakan langsung karakter berkendara kendaraan listrik sebelum memutuskan membeli. Wuling Motors menjadi salah satu peserta yang serius menyediakan fasilitas ini—bukan sekadar pajangan statis di atas panggung.
Brand Communication Senior Manager Wuling Motors, Brian Gomgom, menyatakan seluruh lini elektrifikasi bisa dicoba pengunjung, termasuk Aira EV yang baru diperkenalkan di ajang yang sama. "Pengunjung juga berkesempatan mencoba produk terbaru kami, termasuk Aira ev, yang telah kami siapkan sehingga mereka dapat mengenal lebih dekat performa, kenyamanan, serta teknologi yang ditawarkan oleh masing-masing kendaraan," ujarnya.
Aira EV: Dua Varian Baterai, Satu Pertanyaan Soal Range
Aira EV hadir dalam dua pilihan baterai yang cukup kontras. Varian Standard Range mengusung kapasitas 16,2 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 205 kilometer berdasarkan standar CLTC. Sedangkan Long Range memakai baterai 25,1 kWh yang diklaim mampu menempuh 301 kilometer.
Keduanya sudah mendukung DC Fast Charging yang menurut klaim pabrikan bisa mengisi daya sekitar 35 menit dalam kondisi tertentu. Perlu dicatat, standar CLTC cenderung lebih optimistis dibanding pengukuran real-world—angka 301 km itu patut diuji ulang dalam kondisi lalu lintas campuran Indonesia, terutama dengan AC menyala.
Darion EV dan PHEV: Pilihan Paling Masuk Akal untuk Indonesia?
Darion versi listrik murni mengandalkan motor 150 kW dengan baterai 69,2 kWh. Klaim jarak tempuhnya mencapai 540 kilometer (CLTC) dan sudah memakai konektor CCS2 untuk DC Fast Charging—standar yang kini banyak dipakai SPKLU umum di Indonesia.
Namun varian PHEV-nya yang lebih menarik diperhatikan. Sistem Ling Power Hybrid memungkinkan mobil melaju hingga 125 kilometer murni dengan tenaga listrik. Jarak tempuh gabungan dengan mesin bensin diklaim menembus lebih dari 1.000 kilometer. Ini angka yang relevan untuk pemakaian harian: listrik untuk dalam kota, bensin untuk perjalanan luar kota tanpa drama antre SPKLU.
Eksion: SUV 7 Penumpang dengan Dua Karakter Berbeda
Eksion melengkapi lini elektrifikasi Wuling sebagai SUV tujuh penumpang. Varian EV memakai motor 150 kW dan baterai 69,2 kWh dengan klaim jarak tempuh 530 kilometer (CLTC). Versi PHEV menggabungkan mesin bensin 1.500 cc khusus hybrid dengan motor listrik, dan dalam mode listrik diklaim bisa menempuh 125 kilometer—sama seperti Darion PHEV.
Untuk keluarga besar, Eksion PHEV menawarkan fleksibilitas yang sulit ditolak: kapasitas penumpang penuh tanpa kompromi jarak tempuh. Namun perlu dicatat, klaim total jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer itu bergantung pada kondisi pengisian baterai awal dan gaya berkendara.
Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Test Drive
Antrean test drive di GIIAS biasanya panjang, terutama untuk model baru seperti Aira EV. Datang lebih awal di hari kerja bisa memangkas waktu tunggu. Sesi uji coba singkat di area pameran juga tidak akan memberi gambaran lengkap soal konsumsi energi riil—jadi jadikan ini kesan awal, bukan data final.
Untuk pembeli serius, perhatikan perbedaan standar pengukuran CLTC vs kondisi nyata. Jarak tempuh yang diklaim pabrikan biasanya lebih tinggi 10-20 persen dari hasil pemakaian sehari-hari. Tanyakan langsung ke petugas Wuling soal kondisi pengujian yang mereka pakai, dan bandingkan dengan kebutuhan commuting harianmu.
Keputusan antara EV murni atau PHEV sebenarnya sederhana: kalau rumah atau kantormu punya akses charging yang mudah, Aira EV atau Darion EV layak dipertimbangkan. Kalau tidak, Darion PHEV atau Eksion PHEV adalah pilihan yang lebih realistis—mesin bensin jadi jaring pengaman yang menghilangkan kecemasan jarak.