BATAM — Lautan manusia tampak memenuhi sisi kanan dan kiri halaman Masjid Agung Raja Hamidah, Batam Centre, sejak sore hari. Area yang pada penyelenggaraan sebelumnya masih menyisakan ruang kosong, kali ini benar-benar penuh sesak oleh jamaah yang datang dari berbagai penjuru Kota Batam.
Kegiatan yang digelar Minggu (2/8) malam itu menghadirkan Habib Syeikh bin Abdul Qodir Assegaf bersama Habib Ali bin Habib Abdurahman sebagai pemimpin lantunan salawat. Suasana khidmat langsung terasa begitu keduanya memulai pembacaan salawat di hadapan ribuan jamaah.
Habib Syeikh Ajak Jamaah Panjatkan Salawat Nariyah
Di tengah acara, Habib Syeikh mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk melantunkan Salawat Nariyah secara bersama-sama. Ia meminta setiap orang meniatkan hajatnya masing-masing dalam lantunan tersebut.
"Mari kita lantunkan Salawat Nariyah, kita niatkan apa yang menjadi hajat kita, semoga dikabulkan Allah SWT," serunya yang langsung disambut lantang ucapan "amin" dari ribuan jamaah yang hadir.
Momentum Kebersamaan di Tengah Keberagaman
Habib Syeikh juga menyampaikan kekagumannya terhadap kebersamaan masyarakat Kepri yang datang dari berbagai latar belakang suku, etnis, dan budaya. Menurutnya, perbedaan justru menjadi kekuatan untuk mempererat persaudaraan melalui lantunan salawat.
Ia pun mengapresiasi peran Anggota DPR RI HM Endipat Wijaya dan Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan yang dinilainya berjasa menghadirkan kembali dirinya di tengah masyarakat Kepri. "Saya datang kembali ke Kepri karena Bang Endipat dan Kang Iman yang terus mengajak saya untuk bersholawat bersama masyarakat Kepri," ujarnya.
Ketua MPR RI: Perbedaan Bukan Sumber Perpecahan
Ketua MPR RI Ahmad Muzani dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah keberagaman bangsa. Ia menegaskan bahwa perbedaan suku, bahasa, dan budaya harus menjadi kekuatan pemersatu, bukan justru memicu perpecahan.
"Mari jaga kerukunan, meski kita berbeda suku, bahasa dan budaya tetapi kita satu dan malam ini kita bersholawat bersama," kata Ahmad Muzani. Ia berharap melalui salawat, seluruh masyarakat dijauhkan dari perpecahan dan doa-doa yang dipanjatkan mendapat ridho Allah SWT.
Acara yang berlangsung hingga malam itu turut dihadiri sederet pejabat nasional dan daerah. Tampak hadir Anggota DPR RI HM Endipat Wijaya, Anggota DPD RI Ismeth Abdullah, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Harris Pratamura, Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Syafrudin, serta Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono.
Unsur Forkopimda, tokoh agama, dan ribuan masyarakat turut memadati lokasi sejak awal acara. Kepri Bersholawat 3 ditutup dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, 17 Agustus, dan Garuda Pancasila yang mempertegas semangat persatuan sesuai tema Malam Cinta Rasul, Cinta Negeri.