Pencarian

Karhutla di Ogan Ilir dan OKI Capai 22 Hektare, Manggala Agni Fokus Padamkan Api di Lahan Gambut

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:19:13 WIB
Karhutla di Ogan Ilir dan OKI Capai 22 Hektare, Manggala Agni Fokus Padamkan Api di Lahan Gambut
Petugas Manggala Agni menyemprotkan air ke area lahan gambut yang terbakar di Desa Palau Gemantung, Kabupaten OKI, Sumatera Selatan, Senin (17/2/2025).

PALEMBANG — Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan masih berlanjut hingga awal pekan ini. Tiga lokasi kebakaran tersebar di Kabupaten Ogan Ilir dan OKI, dengan luasan terbakar bervariasi antara empat hingga sepuluh hektare per titik.

Ferdian Krisnanto menjelaskan, karakteristik lahan gambut menjadi kendala utama di lapangan. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi merambat ke lapisan bawah tanah sehingga proses mopping up atau pendinginan membutuhkan waktu lebih lama.

Lahan Gambut di OKI Masih Menyisakan Titik Api

Di Kabupaten OKI, dua lokasi kebakaran masih dalam penanganan intensif. Kebakaran terluas terjadi di Desa Palau Gemantung, Kecamatan Tanjung Lubuk, dengan lahan gambut masyarakat terbakar mencapai 10 hektare. Vegetasi yang hangus meliputi karimunting, belidang, gelam, akasia, dan semak belukar.

Tim gabungan mengerahkan tiga unit mesin mini striker untuk memutus jalur rambatan api dari sisi kanan area kebakaran. Hingga akhir operasi, petugas baru berhasil memadamkan sekitar 1,5 hektare lahan, sementara titik-titik asap kecil masih ditemukan di sejumlah titik.

Kondisi serupa terjadi di Desa Cinta Jaya, Kecamatan Pedamaran. Sekitar dua hektare dari total empat hektare lahan gambut yang terbakar telah berhasil dipadamkan. Namun, asap putih masih terlihat karena api membakar lapisan permukaan hingga bawah gambut. Sumber air dari kanal yang mulai menyusut semakin menyulitkan proses pemadaman.

Empat Hektare di Ogan Ilir Belum Terjangkau Petugas

Sementara itu di Kabupaten Ogan Ilir, karhutla melanda Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara. Lahan seluas delapan hektare yang merupakan belidang dan semak belukar dengan jenis tanah rawa di area penggunaan lain (APL) ikut terbakar.

Petugas dari Manggala Agni Daops Sum-XIV/Banyuasin bersama BPBD Ogan Ilir, TNI, dan Polri berhasil memadamkan sekitar empat hektare. Namun, masih terdapat titik api yang berada jauh dari jangkauan petugas sehingga pemadaman lanjutan tetap dilakukan.

Enam Hektare Lahan di Tiga Desa Berhasil Dipadamkan

Kabar baik datang dari tiga lokasi lain yang bersebelahan dengan jalan tol. Karhutla di Desa Teluk Kecapi (Ogan Ilir), Desa Sungai Menang (OKI), dan Desa Simpang Empat (OKI) telah berhasil dipadamkan seluruhnya. Total enam hektare lahan yang terbakar di ketiga desa tersebut sudah tidak menyisakan api.

Manggala Agni dan tim gabungan masih melakukan pemantauan serta mopping up di lokasi yang belum sepenuhnya padam. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran di kemudian hari.

"Untuk lahan gambut, proses pemadaman memang membutuhkan waktu lebih lama karena bara api dapat bertahan di bawah permukaan tanah," kata Ferdian Krisnanto di Palembang, Senin.

Bagikan
Sumber: antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks