Pencarian

Realisasi Belanja APBD Indragiri Hilir Baru 37,82 Persen hingga Agustus 2026, Belanja Modal Cuma Rp 21,54 Miliar

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:19:31 WIB
Realisasi Belanja APBD Indragiri Hilir Baru 37,82 Persen hingga Agustus 2026, Belanja Modal Cuma Rp 21,54 Miliar
Realisasi belanja APBD 2026 Pemkab Indragiri Hilir baru mencapai 37,82 persen hingga Agustus 2026.

TEMBILAHAN — Realisasi belanja APBD 2026 Pemkab Indragiri Hilir baru mencapai 37,82 persen hingga periode Januari-Agustus 2026. Dari pagu belanja daerah sebesar Rp 2.239,09 miliar, pemerintah kabupaten di pesisir timur Riau itu baru membelanjakan anggaran senilai Rp 846,76 miliar.

Pagu belanja tahun ini tercatat menyusut 4,81 persen dibandingkan APBD tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi catatan tersendiri di tengah kebutuhan belanja pegawai yang masih mendominasi struktur anggaran.

Belanja Pegawai Serap Hampir Seperempat Pagu APBD

Belanja pegawai menjadi komponen terbesar dengan realisasi mencapai Rp 518,28 miliar. Jumlah tersebut setara dengan 61,2 persen dari total belanja daerah yang sudah direalisasikan, atau sekitar 23,1 persen dari keseluruhan pagu APBD 2026.

Belanja barang dan jasa menyusul dengan realisasi Rp 219,53 miliar. Sementara pos pengeluaran lainnya tercatat Rp 87,41 miliar.

Belanja Modal Minim, Realisasi Baru Rp 21,54 Miliar

Belanja modal menjadi pos dengan serapan paling kecil, hanya Rp 21,54 miliar. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan pos belanja lainnya dan menggambarkan minimnya realisasi belanja untuk aset serta infrastruktur hingga bulan kedelapan tahun anggaran berjalan.

Rendahnya serapan belanja modal kerap dikaitkan dengan proses lelang yang belum tuntas atau penyesuaian program prioritas di tengah tahun. Namun, secara umum, pola realisasi APBD kabupaten di Riau memang cenderung meningkat menjelang akhir tahun.

Proyeksi Belanja Daerah hingga Akhir Tahun 2026

Dengan sisa waktu empat bulan, Pemkab Indragiri Hilir masih memiliki ruang belanja sekitar Rp 1.392,33 miliar untuk mengejar target realisasi hingga 100 persen. Biasanya, percepatan realisasi terjadi pada triwulan keempat seiring finalisasi proyek fisik dan pembayaran termin pekerjaan.

Tekanan fiskal tetap mengarah pada keseimbangan antara kewajiban belanja pegawai yang bersifat tetap dan kebutuhan belanja pembangunan yang menjadi motor layanan publik serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Data ini merupakan bagian dari ringkasan laporan realisasi anggaran yang dirilis Databoks, merujuk pada dokumen APBD 2026 dan laporan realisasi semesteran Pemkab Indragiri Hilir.

Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks