Pencarian

Investor AS Energy Three International Jajaki Bangun Fasilitas Waste to Fuel 1.000 Ton per Hari di Soloraya

Selasa, 04 Agustus 2026 • 00:19:51 WIB
Investor AS Energy Three International Jajaki Bangun Fasilitas Waste to Fuel 1.000 Ton per Hari di Soloraya
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima perwakilan Energy Three International, Medhat Omran, di kantornya pada Senin (3/8).

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menerima langsung perwakilan Energy Three International (E3i), Medhat Omran, di kantornya pada Senin (3/8). Dalam pertemuan itu, investor asal Amerika Serikat tersebut menyatakan minatnya untuk membangun fasilitas pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau waste to fuel di kawasan Soloraya.

Luthfi mengaku menyambut baik rencana investasi ini. Menurutnya, kerja sama pengolahan sampah menjadi energi listrik sebenarnya sudah berjalan, namun hal itu belum cukup untuk menyelesaikan masalah secara menyeluruh.

"Saya senang sekali ada investor dari Amerika Serikat yang akan masuk. Ini kalau bisa harus terealisasi dan bisa menyelesaikan permasalahan sampah di Soloraya," kata Luthfi.

Daya Tampung Fasilitas Capai 1.000 Ton per Hari

Berdasarkan data Pemprov Jawa Tengah, kawasan Soloraya menghasilkan sekitar 2.944,55 ton sampah per hari. Namun, tidak seluruhnya dapat tertangani dengan baik setiap harinya.

Fasilitas waste to fuel yang ditawarkan E3i direncanakan memiliki kapasitas pengolahan sekitar 1.000 ton sampah per hari. Layanan ini akan menjangkau wilayah Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten.

Fokus pada Tumpukan Sampah Lama

Salah satu catatan penting yang disampaikan gubernur adalah perlunya solusi untuk menangani timbunan sampah lama. Sebab, kerja sama pengelolaan sampah yang berjalan selama ini di Soloraya masih difokuskan pada pengolahan sampah baru.

Adapun untuk kawasan aglomerasi lain, Pemprov Jateng mencontohkan kerja sama pengolahan sampah di Kota Semarang dan Kabupaten Kendal yang telah menjalin nota kesepahaman dengan Danantara. Ke depannya, pola serupa diharapkan bisa diterapkan untuk menuntaskan persoalan di Soloraya.

Bagikan
Sumber: magelangekspres.disway.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks