JAMBI — Peluncuran warna baru ini terjadi di tengah persaingan ketat segmen mobil listrik entry-level. Pilihan warna hitam memang kerap menjadi favorit karena memberi kesan premium tanpa mengubah spesifikasi teknis. GAC memastikan tidak ada perubahan dari sisi jarak tempuh, fitur keselamatan, maupun harga jual untuk varian ini.
"AION UT Black kami hadirkan sebagai bentuk respons terhadap preferensi konsumen Indonesia. Warna hitam selalu menjadi pilihan favorit karena memberikan kesan elegan, modern, dan berkelas," ujar Chief Executive Officer GAC Indonesia Andry Ciu, Senin (3/8/2026).
Dua Pilihan Baterai: 400 km atau 500 km
GAC membagi lini AION UT ke dalam dua tipe yang cukup berbeda jauh dari sisi kapasitas energi. Tipe Standard menggendong baterai 44,12 kWh dengan daya jelajah 400 km. Sedangkan tipe Premium dibekali baterai 60 kWh yang sanggup menempuh jarak hingga 500 km berdasarkan standar pengujian NEDC.
Kedua varian ditenagai motor listrik 150 kW yang menghasilkan torsi 210 Nm. Angka tersebut cukup untuk kebutuhan akselerasi di perkotaan, meski bukan kategori performa tinggi. Platform AEP dan arsitektur X-Soul diklaim membuat struktur bodi kokoh dengan material baja berkekuatan tinggi hingga 71 persen, plus enam airbag sebagai fitur standar.
Fitur Premium: DC Fast Charging dan Panoramic Roof
Perbedaan signifikan antara kedua tipe terletak pada dukungan pengisian daya. Varian Premium sudah dilengkapi DC Fast Charging 87 kW yang tersertifikasi secara global, sementara varian Standard tidak disebutkan memiliki fitur serupa. Fitur unggulan lain yang dipertahankan meliputi Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist, pengisian daya ponsel nirkabel 50W, hingga Panoramic Roof.
Harga Khusus Pameran dan Komitmen Pengiriman Cepat
Selama GIIAS 2026 berlangsung, GAC Indonesia memberikan harga khusus nasional. Varian Standard dibanderol Rp 299 juta, sedangkan tipe Premium dijual Rp 359 juta. Sebagai nilai tambah, perusahaan berkomitmen mengirimkan unit hanya dalam dua hari setelah seluruh proses pembelian dan administrasi selesai dilakukan.
Yang perlu diperhatikan, klaim jarak tempuh 500 km pada tipe Premium menggunakan standar NEDC yang cenderung optimistis. Konsumen yang sering berkendara di tol atau kondisi macam stop-and-go mungkin akan mendapatkan angka real-world yang lebih rendah. Selain itu, harga Rp 359 juta untuk tipe Premium menempatkan AION UT bersaing langsung dengan hatchback listrik lain di kelas yang sama, di mana fitur ADAS dan panoramic roof menjadi pembeda utama.
Bagi pembeli yang mengutamakan jarak tempuh jauh dan fitur keselamatan aktif, tipe Premium jelas lebih menarik. Namun jika kebutuhan harian hanya sekitar 50-80 km per hari, varian Standard dengan harga Rp 299 juta bisa menjadi pilihan rasional tanpa harus membayar lebih untuk baterai besar yang mungkin jarang terpakai penuh.