AMBON — BPBD Kota Ambon mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, seiring dengan prediksi fenomena El Nino yang membuat cuaca cenderung lebih kering. Kepala BPBD Kota Ambon Frits Tatipikalawan menegaskan, aktivitas sederhana seperti membakar tumpukan sampah di pekarangan bisa berubah menjadi bencana besar jika api merambat ke vegetasi kering di sekitarnya.
Menurut Frits, kebiasaan yang sering dianggap sepele ini menjadi salah satu pemicu utama karhutla saat musim kemarau tiba. Ia meminta warga untuk lebih memilih membuang sampah ke tempat yang telah disediakan daripada membakarnya.
"Kalau lihat kondisi sampah menumpuk, jangan dibakar di pekarangan. Lebih baik dibuang langsung ke tempat sampah yang sudah disediakan," kata Frits di Ambon, Senin.
El Nino Memperpanjang Musim Kemarau, Warga Diminta Bijak Gunakan Air
Imbauan ini tidak hanya menyasar soal pembakaran sampah. BPBD Kota Ambon juga mengingatkan masyarakat untuk menggunakan air bersih secara bijak. Langkah ini merupakan bentuk antisipasi apabila musim kemarau berlangsung lebih panjang dari biasanya akibat El Nino.
"Lebih baik kita mencegah. Tapi semoga El Nino ini tidak terjadi di Ambon dalam waktu yang lama," ujarnya.
Antisipasi Cuaca Ekstrem: Warga Diminta Pangkas Pohon Rawan Tumbang
Selain kekeringan, fenomena El Nino juga kerap memicu cuaca ekstrem yang disertai angin kencang. Untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dapat menimpa warga, BPBD meminta masyarakat aktif melakukan pemangkasan terhadap pohon-pohon yang dianggap berpotensi membahayakan.
"Termasuk melakukan pemangkasan terhadap pohon yang berpotensi tumbang. Supaya ketika kita ada dalam cuaca ekstrem, itu tidak berdampak terhadap masyarakat," jelas Frits.
BPBD Perketat Pemantauan Titik Rawan Kebakaran di Ambon
Frits menambahkan, pihaknya akan terus memantau wilayah-wilayah yang memiliki potensi kebakaran selama periode El Nino berlangsung. Edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan bencana juga akan ditingkatkan.
"Saya harap masyarakat dapat mematuhi imbauan ini demi menjaga keselamatan bersama serta mencegah kerugian yang dapat ditimbulkan akibat karhutla," tutup Frits.