MINAHASA TENGGARA — Personel Kodim 1302/Minahasa di bawah Komando Resor Militer 131/Santiago mulai bergerak menuju titik api di kawasan hutan lindung Gunung Soputan. Mereka bergabung dengan petugas gabungan yang kewalahan menjangkau lokasi kebakaran yang terus merambat.
"Kami segera mengerahkan prajurit di jajaran Kodam XIII/Merdeka, melalui Korem 131/Santiago khususnya personel Kodim 1302/Minahasa untuk bergerak dalam upaya penanganan kebakaran bersama instansi terkait," kata Pangdam di Manado, Senin.
Tugas Prajurit di Medan Terjal: Buka Akses dan Cegah Api Mendekati Permukiman
Prajurit yang diterjunkan tidak hanya bertugas memadamkan api. Mereka juga diminta membuka akses menuju titik api serta membantu upaya pencegahan agar kobaran tidak meluas ke kawasan hutan lain maupun permukiman warga.
"Kehadiran prajurit TNI merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap bencana yang mengancam kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat," ujar Mayjen Mirza Agus.
Mengapa Api Sulit Dipadamkan dari Darat?
Kebakaran yang melanda kawasan hutan lindung di Sulawesi Utara ini menghadapi kendala medan yang berat. Kondisi vegetasi yang kering dan cuaca yang mendukung penyebaran api membuat upaya pemadaman dari darat tidak efektif menjangkau seluruh titik api.
Hingga hari ini, laporan terbaru menyebutkan titik-titik kebakaran semakin meluas dan berada di luar jangkauan armada petugas. Pangdam menginstruksikan seluruh personel mengutamakan faktor keamanan selama bertugas di tengah kondisi medan yang terjal.
Koordinasi Lintas Instansi dan Imbauan untuk Warga
Kodam XIII/Merdeka terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait lainnya untuk pengendalian kebakaran. Sinergi ini diharapkan mempercepat proses pemadaman sehingga dampak lingkungan dapat diminimalkan.
"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api di wilayah sekitarnya," katanya menambahkan.
Pangdam berharap melalui kolaborasi seluruh elemen, kebakaran di kawasan hutan lindung Gunung Soputan dapat segera dikendalikan sebelum kerusakan kawasan konservasi semakin luas.