MANADO — Upaya pemadaman kebakaran hutan di kawasan Gunung Soputan terus diperkuat lintas sektoral. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara, Julex Wanga, menyatakan penambahan armada dilakukan sejak Minggu malam hingga Senin (3/8) siang.
"Sejak kemarin dan hari ini pemadam kebakaran dari sejumlah pihak sudah dikerahkan," kata Julex di Manado, Senin.
Penambahan Armada dari TNI dan Pemkot Manado
Pada Minggu (2/8) malam, empat unit kendaraan damkar awalnya diterjunkan ke lokasi. Rinciannya, tiga unit berasal dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara dan satu unit bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.
Memasuki hari kedua, sebanyak empat kendaraan tambahan kembali dikerahkan. Bantuan terbaru datang dari jajaran TNI yang tidak hanya mengirimkan armada pemadam, tetapi juga personel untuk memperkuat tim di lapangan.
"Dari TNI, selain memberikan bantuan kendaraan damkar juga mengerahkan personel untuk membantu penanganan kebakaran," ujarnya.
Api Pertama Kali Terlihat Minggu Pagi
Kebakaran di kawasan hutan lindung ini pertama kali dilaporkan warga kepada BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara pada Minggu (2/8) sekitar pukul 09.45 WITA. Saat proses pemadaman berlangsung, petugas memantau keberadaan tujuh titik api yang tersebar di area terdampak.
Penanganan Melibatkan Unsur Lintas Sektoral
Julex menegaskan bahwa operasi pemadaman tidak hanya dilakukan oleh BPBD. Kolaborasi melibatkan pemerintah daerah sekitarnya, jajaran TNI dan Polri, kelompok pencinta lingkungan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
"Penanganan kebakaran saat ini melibatkan banyak unsur lintas sektoral, mulai dari BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara, pemerintah daerah lainnya, jajaran TNI dan Polri, kelompok pencinta lingkungan, serta masyarakat dan pihak lainnya," jelas Julex Wanga.