MATARAM — Pertamina Patra Niaga memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) di Lombok aman. Kapal suplai pertama telah bersandar di Integrated Terminal (IT) Ampenan dengan membawa 2.100 kiloliter (KL) Pertalite dan 500 KL Pertamax, Senin (3/8).
Kapal suplai berikutnya dijadwalkan tiba malam ini dengan muatan lebih besar: 2.000 KL Pertalite dan 3.000 KL Biosolar. BBM tersebut akan segera didistribusikan ke seluruh SPBU di Pulau Lombok.
Optimalisasi Armada dan Infrastruktur Distribusi
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan percepatan operasional IT Ampenan menjadi kunci menjaga rantai pasok energi di NTB.
“Langkah kuncinya ada pada optimalisasi seluruh sumber daya. Kami mengoperasikan IT Ampenan lebih awal, menambah suplai secara masif lewat jalur laut, dan memaksimalkan armada mobil tangki di lapangan. Ini semua demi memastikan energi untuk masyarakat NTB menyala tanpa hambatan,” ujarnya.
Seluruh armada mobil tangki dikerahkan untuk mempercepat distribusi dari terminal ke SPBU. Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) juga dilakukan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan dan menjaga antrean tetap tertib.
Stok di SPBU Lombok Masih Tersedia
Berdasarkan pemantauan Pertamina, sejumlah SPBU di Lombok masih memiliki stok yang siap disalurkan. SPBU 54.836.11 Masbagik tercatat memiliki 16 KL, sementara SPBU 54.836.09 Lenek, 54.836.04 Sekarteja, dan 54.836.15 Rempung masing-masing 8 KL.
“Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pasokan BBM di wilayah Lombok tetap tersedia dan distribusi terus dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Ahad.
Imbauan agar Masyarakat Tidak Panic Buying
Pertamina mengimbau warga NTB untuk tidak membeli BBM secara berlebihan dan tetap sesuai kebutuhan. Perusahaan menjamin distribusi akan terus berjalan normal.
“Perseroan memastikan seluruh upaya terus dilakukan agar penyaluran BBM di wilayah NTB tetap berjalan dengan baik dan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga,” pungkas Ahad.
Masyarakat yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan keluhan terkait layanan penyaluran BBM dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 yang beroperasi 24 jam.