TARAKAN — Sebanyak 33 pelajar terbaik di Kota Tarakan resmi memulai pendidikan dan pelatihan sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk tahun 2026. Pembukaan Pusdiklat tersebut berlangsung di halaman Tarakan Art and Convention Center (TACC) dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Tarakan, Khairul, Senin.
Dalam sambutannya, Khairul menyampaikan selamat sekaligus rasa bangga kepada seluruh peserta yang telah terpilih. Ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah yang tidak dimiliki oleh setiap pelajar.
Bukan Sekadar Mengibarkan Bendera
Khairul mengingatkan bahwa tugas Paskibraka tidak hanya sebatas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, wadah ini menjadi sarana pembentukan karakter generasi muda yang berintegritas, berjiwa Pancasila, dan memiliki semangat nasionalisme.
Ia berharap para calon anggota mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat. "Membangun kekompakan serta saling menghargai antarpeserta, serta menjaga nama baik diri, keluarga, sekolah, dan Kota Tarakan," pesan Khairul kepada para Capaskibraka.
Apresiasi untuk Tim Pelatih dan Purna Paskibraka
Wali Kota turut mengapresiasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tarakan, para pelatih, serta pembina dari unsur TNI/Polri dan Purna Paskibraka Indonesia. Semua pihak dinilai telah mempersiapkan pelaksanaan Pusdiklat dengan baik demi membentuk generasi muda yang tangguh dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Seluruh rangkaian latihan diharapkan diikuti dengan penuh rasa syukur, disiplin, dan tanggung jawab. Hal ini ditekankan agar proses pendidikan berjalan lancar dan menghasilkan anggota Paskibraka yang berkualitas.
Kebanggaan untuk Tarakan di Tingkat Provinsi dan Nasional
Khairul juga menyampaikan apresiasi kepada putra-putri terbaik Kota Tarakan yang berhasil lolos sebagai anggota Paskibraka tingkat Provinsi maupun Nasional. Ia berharap mereka dapat mengemban amanah dengan baik dan mengharumkan nama Kota Tarakan di kancah yang lebih luas.
Pusdiklat ini menjadi tahap awal bagi para pelajar untuk mengemban tugas negara pada peringatan kemerdekaan mendatang. Seleksi ketat telah dilalui, dan kini fokus mereka adalah mengikuti seluruh materi dan latihan fisik yang telah disiapkan.